Kamis, 07 Oktober 2010

FILOSOFI LIMA JARI

FALSAFAH LIMA JARI :

1. ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.

2. ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.

3. ada si jangkung jari tengah yang suka sombong, paling panjang dan suka menghasut jari telunjuk.

4. ada jari manis yg selalu menjadi teladan, baik dan sabar sehingga diberi hadiah cincin.

5. dan ada kelingking yang lemah dan penurut.


Dengan perbedaan positif dan negatif yg dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong anggota tubuh yang lain, melakukan pekerjaan dll).

"Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua???"

Falsafah ini sederhana namun sangat berarti

Kita diciptakan dengan segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk bersatu - saling menyayangi - saling menolong - saling membantu - saling mengisi - bukan untuk saling menuduh - menunjuk - merusak ......

Semua perbedaan dari setiap kita adalah keindahan yang sengaja diciptakan agar kita rendah hati untuk menghargai orang lain, tidak ada satupun pekerjaan yang dapat kita kerjakan sendiri. Mungkin kelebihan kita adalah kekurangan orang lain, tapi juga kelebihan orang lain adalah kekurangan kita. Tidak ada yang lebih bodoh atau yang lebih pintar, perihal bodoh atau pintar itu adalah kerelatifan dalam bisang / talenta yg diberikan Tuhan agar kita bersama-sama menuju satu impian.

Keseluruhan yang dimiliki semuanya yang menjadi sempurna..... bukan satu individu yang sempurna.....

Orang PINTAR bisa gagal,

Orang HEBAT bisa jatuh,

tetapi,

Orang yang MENGANDALKAN TUHAN dalam segala hal akan selalu melihat Kemuliaan TUHAN....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar